English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified
Showing posts with label Obyek Wisata. Show all posts
Showing posts with label Obyek Wisata. Show all posts

Pantai Siuri


Pantai Siuri merupakan tempat wisata pemandian yang terletak di tepi Danau Poso, dengan pasirnya yang berwarna kuning keemasan menambah indahnya panorama alam. Banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara.

Lokasi:
Desa Toinasa, Kecamatan Pamona Barat

Jarak Tempuh:
17 Km dari kota Tentena.

Transportasi:
Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua, roda empat.

Fasilitas:

Danau Poso


Danau Poso adalah salah satu danau terbesar ketiga di Indonesia.
Danau Poso memiliki air yang sangat jernih sehingga dasar danau dapat terlihat dengan jelas dan tidak pernah keruh walaupun hujan atau banjir pada anak sungai yang mengalir ke danau. Habitat yang ada di danau ini adalah Sidat atau masyarakat setempat menyebutnya Sogili, juga Ikan Mas.

Keunikan lainnya yakni “Legenda Lampu Danau” yang dapat dilihat pada malam hari dan dapat berpindah – pindah tempat. Masyarakat yang tinggal disekitar Danau Poso mempercayai bahwa Lampu tersebut adalah mata dari Naga Penjaga Danau Poso. Kisah ini seperti Kisah Nessei, monster Lochnesss penghuni air tawar di Danau Skotlandia.

Lokasi :
Kecamatan Pamona Puselemba

Luas Danau :
23.300 Ha

Kedalaman rata-rata :
450 M

Panjang :
32 Km

Lebar :
16 Km

Tinggi :
600 M
diatas permukaan laut

Jarak Tempuh :
56 Km dari Kota Poso

Transportasi :
Kendaraan Roda Dua, Roda Empat

Fasilitas :
Disekitar Danau terdapat Hotel, Losmen,
Penginapan, Warung, Rumah Makan, Café

Situs Tadulako (Megalith)

Situs ini terletak di desa Doda, Kecamatan Lore Tengah. Disekitar situs juga terdapat Kalamba – kalamba dan Batu Dakon.
Kalamba adalah sejenis wadah penampung air yang berukuran besar dan terbuat dari batu.

Luas Areal:
Luas areal lokasi ± 5 hektar.

Jarak Tempuh:
± 2Km dari Ibukota Kecamatan.

Transportasi:
Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua, selanjutnya berjalan kaki ± 1 Km ke lokasi obyek.

Patung Palindo

Patung Palindo berada di padang Sepe dengan tinggi patung ±4 meter. Patung tersebut merupakan patung megalith pertama yang terkenal sampai ke seluruh dunia. Selain Patung Palindo, terdapat juga patung-patung megalith lainnya yang tersebar di seluruh bagian padang Sepe.


Lokasi:
Padang Sepe, Desa Kolori, Kecamatan Lore Barat

Jarak Tempuh:
± 2Km dengan kendaraan roda dua atau berjalan kaki dari Desa Bomba dengan menyeberangi sungai Lairiang melalui jembatan gantung Kolori.

Fasilitas:

Watu Mora'a


Watu Mora’a adalah sebuah bukit batu yang membentang ±1000 meter dan bercabang-cabang. Didalam Watu Mora’a terdapat kolam-kolam kecil serta goa-goa kecil dan dapat kita temukan berbagai flora dan fauna yang tidak terdapat ditempat lain. Bukit batu yang terdapat di Desa Mayoa ini menyerupai Candi, sepintas lalu seperti buatan tangan manusia, tetapi pada kenyataannya bukit batu tersebut terbentuk dengan sendirinya secara alami.
 

TAMBI (Rumah Adat Tempat Tinggal)

Tambi merupakan rumah adat tradisional yang ada di wilayah Lore. Arsitektur bangunannya memiliki keunikan tersendiri dimana dinding rumah juga sekaligus berfungsi sebagai atap. Tambi mempunyai kelainan dan keunikan tersendiri, karena kerangka bagian atas rumah (tiang bumbungan dan kaso-kaso), hanya menumpang di atas balok bundar yang tersusun sebagai belandar sekaligus berfungsi sebagai pondasi dan tiang.


Pada prinsipnya, Rumah Adat Tambi adalah rumah tempat tinggal raja, para bangsawan maupun rakyat biasa. Yang membedakan rumah adat para bangsawan dengan rumah adat yang dihuni oleh masyarakat biasa terletak pada bentuk bumbungan rumah. Bumbungan atap rumah adat (Tambi) yang ditinggali oleh para bangsawan dipasangkan tanduk kerbau, sedangkan rumah adat milik rakyat biasa tidak menggunakan tanduk kerbau di bagian atas atapnya.

Lokasi: Lembah Lore
Transportasi: Dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan roda empat

Situs Pokekea (Megalith)

Situs yang terbesar dan terbanyak di Lembah Lore. Sampai saat ini belum ada para ilmuwan purbakala yang bisa memastikan tahun berapa asal situs/megalith ini dibuat karena tidak meninggalkan prasasti dalam bentuk apapun. Di sekitar lokasi juga terdapat banyak patung-patung megalith lainnya seperti Kalamba, Tempayan Besar, Patung Monyet, Patung Manusia dan kembarannya.

Lokasi:
Desa Hanggira, kecamatan Lore Tengah.

Jarak Tempuh:
± 5 Km dari ibukota kecamatan.

Transportasi:
Dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan roda empat, dilanjutkan dengan berjalan kaki ± 1 Km menyeberangi sungai kecil.

Fasilitas:
Rumah Tambi yang digunakan untuk tempat berteduh di tengah padang.
Penginapan dan Homestay yang berada di ibukota kecamatan.

Goa Latea

Goa Latea merupakan Goa alam yang terdiri dari dua buah goa dan berada di tebing bukit Farere yang usia genetisnya + 30.000 tahun lalu, di bawahnya mengalir sungai Latea.
Goa I, mempunyai benda – benda peninggalan berupa 4 pasang peti jenazah, 36 buah tengkorak manusia jaman dulu, 3 buah wadah dan sendok dari tempurung kelapa sebagai bekal kubur.

Goa II, mempunyai benda – benda peninggalan berupa 17 pasang peti jenazah, 47 buah tengkorak manusia jaman dulu, Gelang perunggu, manik - manik, porselein dan perhiasan perak sebagai bekal kubur. Jarak antara Goa Latea I dan Goa Latea II adalah 13 meter.
Goa Latea juga sering dilewati oleh para pencinta alam.

Lokasi:
Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Utara

Jarak Tempuh:
1,5 Km dari ibukota kecamatan

Transportasi:
Kendaraan roda dua, roda empat, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju lokasi obyek

Fasilitas:
Tangga sepanjang tebing bukit yang menuju ke Goa Latea

Air Meluncur Saluopa

Air Meluncur Saluopa berada di tengah hutan lindung yang masih asli sehingga udara yang sejuk menambah keindahan panorama alam ini.
Air Meluncur Saluopa memiliki 12 tingkatan dan airnya sangat jernih,
pengunjung dapat naik sampai ke tingkat teratas melalui tangga yang berada sepanjang air yang meluncur atau pada tingkatannya karena tidak berlumut.


Lokasi:
Desa Leboni, Kecamatan Pamona Utara

Jarak Tempuh:
15 Km dari ibukota Kecamatan.
5 Km dari Desa ke Obyek.

Transportasi:
Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat, selanjutnya berjalan kaki sejauh 500M.

Fasilitas:
Shelter, Kamar Ganti, Baruga, Warung Makan, Tempat Parkir.

Taman Laut Kalamalea


Obyek Wisata Bahari yang sangat menarik khususnya wisata selam dengan pasir putih yang indah serta biota lautnya yang sangat indah. Berbagai jenis ikan serta keindahan bunga – bunga karang yang belum tersentuh oleh tangan manusia.



Lokasi:
Desa Kalamalea, Kecamatan Poso Kota Utara

Jarak:
10 Km dari Kota Poso

Transportasi:
Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat

Fasilitas:
Kamar Ganti, Shelter, Baruga, Tempat Parkir


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More